Thursday 10 February 2022

Orange

Dan pada akhirnya takdir tidak menyebelahi kita. Ditinggalkan oleh kau . Itu kenyataannya. Rasa hancur itu datang lagi setelah bertahun-tahun aku tak merasainya. Mungkin kita berdua yang sama-sama salah. Atau aku yang lebih banyak salah dari kau. Dan aku kembali lagi di sini. Menulis kembali seteleh beberapa purnama. Melakarkan apa yang dirasa setelah menemui kekuatan yang telah hilang. Aku menyambung kembali tulisan yang terhenti ini selepas beberapa lama kita tidak bersua. Ucapan hari lahir itu aku titipkan setelah lebih seratus hari kita memutuskan untuk membawa haluan masing-masing. Yang ada hanya mahu cuba menjalani hari hari aku tanpa kau. Demi Tuhan membiasakan diri tanpa kehadiran kau itu rasanya perit. Tapi aku juga tak berhak memaksa kau untuk terus menerima aku. Tahun berganti dan perlahan-lahan aku dapat melihat hikmah yang terjadi. Perginya kau menjadikan aku manusia yang kuat dan semakin yakin dengan prinsip yang aku pegang. Walau kadang ada juga rapuh tapi ada suara-suara halus dalam jiwa yang menguatkan. Seeing you grow up and do things that you love really made me happy. I'm so proud of you, that's for sure. 


Lima bulan lima hari and slowly going strong. 

Friday 2 July 2021

Yakinin aja

"Kudrat kita hanya sebatas mengusahakan. Soal hasil, itu kuasa Tuhan untuk menentukan" 

Lalu, aku bilang kata orang-orang usaha tidak akan mengkhianati hasil. Ya udah, jalanin aja. 

Kau bilang yakinin aja. 

Andai saja segampang itu untuk yakin. Yang pasti tidak segampang itu. Bukan mempersoalkan kuasa Tuhan, tapi aku yang selalu tidak percaya diri. Aku yang selalu meragukan diri sendiri apakah usaha aku yang sebesar zarah ini layak dikabulkan oleh Dia? Aku yang selalu merasakan harus kerja lebih keras lagi untuk Dia menentukan yang terbaik untuk diri ku. Tapi kata-kata kau bagai semilir air yang berpuput lembut menyejukkan hati yang gundah. 

Kau benar. Yakinkan saja rencana Tuhan. Bagaimana cara Tuhan membuat kerja itu bukan urusan kita kerna Dia punya cara tertentu untuk mengabulkan hasil hambaNya. Hei kau, terima kasih ya untuk semangatnya.